Tugas TOU 2
Perkembangan Komunikasi
1. Sejarah Perkembangan Komunikasi
Pernahkah Anda bayangkan, apa jadinya jika sejarah
perkembangan komunikasi sama sekali tak pernah terjadi? Bagaimana caranya
seseorang menyampaikan keinginannya terhadap sesuatu kepada orang lain jika
keberadaan komunikasitidak pernah hadir. Rasanya, sulit sekali membayangkan hal
tersebut, bukan?
Untung saja, manusia sebagai mahluk sosial nmemiliki
keunggulan akal dibanding mahluk tuhan lainnya memiliki cara pintar buat saling
memahami satu sama lain. Ya, komunikasi. Sejarah perkembangan komunikasi terus
mengalami perubahan di setiap masa. Mulai zaman prasejarah hingga era modern
seperti saat ini.
Di setiap zaman, manusia punya model komunikasi berbeda
sinkron perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan. Untuk mempelajari sejarah
perkembangan komunikasi, kita perlu tahu apa sudah dihasilkan manusia pada
waktu itu.
Sejarah perkembangan komunikasi sangat dipengaruhi oleh
peradaban ilmu pengetahuan. Kemajuan teknologi informasi ataupun media-media
komunikasi diciptakan manusia menjadikan komunikasi memiliki pola berbeda.
Disparitas pola itu dapat berupa efektivitas maupun efisiensi komunikasi.
Nah, ingin tahu bagaimana sejarah perkembangan komunikasi
dari masa ke masa? Apa saja kemajuan komunikasi dimiliki suatu masa dibanding
dengan masa sebelumnya? Berikut penulis sajikan uraian ringkas mengenai sejarah perkembangan komunikasi, sejarah komukasi manusia dan sejarah
perkembangan ilmu komunikasi.
1. Sejarah Perkembangan Komunikasi
1.1 Komunikasi
Manusia Prasejarah
Sejarah perkembangan komunikasi berawal dari zaman manusia
pra sejarah. Ya, meskipun pada saat itu manusia belum mengenal tulisan, apalagi
menemukan berbagai alat komunikasi super canggih seperti saat ini, namun
komunikasi sudah terjalin. Lantas, bagaimana manusia prasejarah menjalin
komunikasi antarsesama pada saat itu?
Manusia prasejarah ialah masa manusia belum dapat
menciptakan tulisan. Ilmu pengetahuan dan teknologi masih bersifat natural dan
manual. Natural artinya manusia masih sangat bergantung kepada alam buat
bertahan hidup. Sementara manual, berarti manusia masih menggunakan tenaga
tubuh, baik tenaga hewan maupun manusia, buat menghasilkan sesuatu.
Untuk berhubungan atau berkomunikasi dengan manusia lainnya,
mereka menggunakan simbol-simbol, gambar, mobilitas tubuh, isyarat, suara
teriakan, dan cara manual lainnya. Contohnya, bila terjadi suatu bahaya, buat
memberitahukan kepada manusia lain dilakukan dengan teriakan. Teriakan itu
dilakukan secara kontiniu dari satu manusia diteruskan oleh manusia lain berada
di loka lain. Cara-cara tersebut merupakan awal mula lahirnya sejarah
komunikasi dalam kehidupan manusia.
Sejarah perkembangan komunikasi pada zaman prasejarah tak
hanya melalui simbol-simbol saja. Media komunikasi melalui patung pun bisa
terlihat pada masa kebudayaan Paleolitik muda. Paleotik muda memiliki empat
periode kebudayaan, yaitu Aurignacian, Gravettian, Solutrean, dan Magdalena.
Pada masa Aurignacian, belum ditemukan gambar atau lukisan di gua. Namun, pada
masa ini, sudah ditemukan manik-manik kecil dari gading, patung-patung hewan
dan manusia dikuir pada sebuah gading.
1.2 Retorika
Komunikasi Yunani Kuno
Sejarah perkembangan komunikasi tak terhenti pada zaman
prasejarah saja. Zaman Yunani antik pun memiliki cerita tersendiri mengenai
sejarah perkembangan komunikasi dari masa ke masa. Ya, perkembangan komunikasi
selalu dikaitkan dengan peggunaan retorika di zaman Yunani. Pada masa inilah,
komunikasi digunakan sebagai alat persuasif menggunakan teknik retorika. Ada
mencatat bahwa sebenarnya penggunaan retorika telah ada sejak zaman kebudayaan
Mesir Kuno. Tokoh menggunakannya ialah Kagemi dan Ptah-Hotep.
Akan tetapi, pada masa Yunani Kunolah, tradisi retorika
menjadi suatu sistematis dan terorganisasi. Dengan kata lain sejarah mencatat
bahwa sejarah perkembangan komunikasi dengan tradisi retorika berasal dari
kebudayaan Yunani Kuno. Kata retorika sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu
rhetor , artinya 'orator' atau dapat juga 'teacher'. Retorika ialah suatu
teknik komunikasi buat membujuk atau merayu secara persuasif buat menghasilkan
bujukan melalui karakter pembicara, emosional ataupun logo.
Berdasarkan sejarah perkembangan komunikasi tersurat,
penggagas komunikasi retorika zaman Yunani antik ialah seorang pemikir atau
filosof bernama Aristoteles. Menurut Aristoteles, retorika mencakup tiga unsur,
yaitu ethos (kredibilitas komunikator), pathos (hal menyangkut emosi atau
perasaan), dan logos (hal menyangkut fakta). Pokok-pokok pemikiran Aristoteles
mengenai retorika dikembangan oleh Cicero dan Quintilian menyusun anggaran
retorika menjadi lima unsur.
1.3 Komunikasi
Sebagai Ilmu di Abad Pertengahan
Berhentikah perkembangan komunikasi setelah
eranyaAristoteles, Cicero, dan Quintilian? Tentu saja tidak. Sejarah
perkembangan komunikasi masih memiliki cerita tersendiri di abad pertengahan.
Bahkan, ada hal jauh lebih menarik terjadi dengan perkembangan komunikasi di
abad pertengahan ini.
Ya, pada abad pertengahanlah komunikasi buat pertama kalinya
dikembangkan sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan mulai
berkembang pada era ini. Tak hanya itu, inovasi terkini sangat mempengaruhi
sejarah perkembangan komunikasi manusia pada abad pertangahan ialah
ditemukannya telepon, telegrap, radio, dan televisi.
Berbagai ilmu komunikasi mulai dibahas dan dikembangan.
Dampak munculnya teknologi-teknologi mutakhir, dipelajarilah penggunaan
komunikasi dengan teknologi tersebut. Pakar komunikasi mulai membuat
teori-teori berkenaan dengan komunikasi. Misalnya, bagaimana mempelajari
keterampilan berkomunikasi, dan taktik komunikasi instruksional.
Ya, sejarah perkembangan komunikasi pada abad pertengahan
seolah mendapatkan loka sudah seharusnya ditempati. Loka paling tinggi dalam
kehidupan bermasyarakat. Komunikasi ialah awal tercipta dan terjalinnya suatu
interaksi baik antara satu manusiadengan manusia lainnya, antara satu negara
dengan negara lainnya, dan interaksi lain jauh lebih bermanfaat lainnya.
1.4 Kemajuan
Komunikasi Era Modern
Seperti sudah disinggung di atas, sejarah perkembangan
komunikasi tak akan pernah dapat dilepaskan dengan kemajuan teknologi nan
semakin canggih dari masa ke masa. Sejak 1960an hingga sekarang, teknologi
semakin berkembang pesat. Berbagai media komunikasi canggih diciptakan oleh
manusia. Inovasi media-media digital menjadikan segala aktivitas berjalan
semakin efektif dan efisien. Rogers (1986) berpendapat bahwa sejak 1950,
perkembangan studi komunikasi sebagai suatu disiplin telah memasuki periode
take off (tinggal landas).
Sejarah perkembangan komuniukasi mencapai puncak kejayaannya
pada era modern saat ini. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, seperti
diciptakannya komputer, laptop, handphone , menjadikan komunikasi memiliki pola
nan berbeda. Komunikasi dapat dilakukan lebih efisien dan efektif. Selain itu,
pola komunikasi terjadi saat ini mempengaruhi nilai-nilai sosial ada.
Ada satu pendapat harus dicermati bahwa sejarah perkembangan
komunikasi era Yunani Antik atau retorika terputus sampai abad ke-19. Alasanya
ialah dari zaman Yunani Antik hingga abad ke-19 (era pertengahan) punya rentang
waktu cukup jauh, yaitu sekitar 1400 tahun. Pendapat tersebut tak sepenuhnya
benar.
Pada abad pertengahan, aktivitas retorika masih dilakukan
pada zaman pertengahan, yaitu dengan merebaknya penyebaran agama oleh para Nabi
dan pesyiar agama. Selain itu, kenyataan komunikasi berkembang dan tercatat
kembali saat ditemukan mesin cetak oleh Gutenberg pada 1457. Dengan demikian,
dapat dikatakan bahwa mata rantai sejarah perkembangan komunikasi tak pernah
mengalami masa vakum ataupun terputus.
Mungkin, Anda semua dapat jadi saksi mengenai sejarah
perkembangankomunikasi dari masa ke masa, terlebih pada era modern ini, di mana
Anda ialah para pelaku dan penikmat perkembangan komunikasi tersebut. Bagaimana
mudahnya seseorang menjalin komunikasi dengan orang lain di era ini. Jeda
bukanlah halangan buat menjalin komunikasi di era modern.
2. Sejarah Komunikasi Manusia
Everet M.Rogers (1986) dalam bukunya Communication
Technology: The New Media In Society, antara lain menyebutkan bahwasejarah
komunikasi diperkirakan dimulai sejak sekitar 35.000 tahun sebelum Masehi 9SM).
Pada zaman ini yang disebut sebagai zaman Cro-magnon, diperkirakan bahasa
sebagai alat berkomunikasi sudah dikenal.Tiga belas ribu tahun kemudian, atau
sekitar tahun 22.000 SM, para ahli pra-sejarah menemukan lukisan-lukisan dalam
gua yang diperkirakan merupakan karya komunikasi manusia pada zaman tersebut.
Sejarah perkembangan komunikasi yang lebih jelas
diperkirakan dapat ditelusuri sejak sekitar 4000 tahun SM. Sejak zaman itu
hingga sekarang, menurut Rogers, sejarah perkembangan komunikasi dapat dibagi
dalam 4 era perubahan: era komunikasi tulisan, era komunikasi catatan, era
telekomunikasi, dan era komunikasi interaktif.
Era komunikasi tulisan diperkirakan dimulai ketika Bangsa
Sumeri mulai mengenal kemampuan menulis dalam lembaran tanah Nat sekitar 4000
tahun SM. Era komunikasi cetakan dimulai sejak penemuan mesin cetak hand-press
oleh Gutenberg pada tahun 1456. Era telekomunikasi diawali dengan ditemukannya
alat telegrap oleh Samuel Morse pada tahun 1844.Era keempat, era komunikasi
interaktif, mulai terjadi pada pertengahn abad ke-19. Pada saat itu, tepatnya
tahun 1946, ditemukannya Mainframe Computer ENIAC dengan 18.000 vacum tubes
oleh para ahli dari Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat. Gambaran
kronologis mengenai perkembangan dari keempat era tersebut disertai dengan
bentuk-bentuk penemuan komunikasi yang menandai masing-masing era adalah
sebagai berikut :
I. Kronologi Sejarah
Perkembangan Komunikasi Manusia
35.000 SM Zaman Cro-Magnon: Bahasa diperkirakan telah
dikenal pada zaman ini.
22.000 SM Ahli pra-sejarah menemukan lukisan-lukisan dalam
gua
II. Era
Komunikasi Cetakan
Tahun 1456 Gutenberg menemukan alat mesin cetak (metal)
hand-press.
Tahun 1833 Penerbitan surat kabar Penny Press yang pertama,
The New York Sun.
Tahun 1839 Daguerre menemukan metode fotografi yang praktis
untuk surat kabar.
III. Era
Telekomunikasi
Tahun 1844 Samuel Morse mengirimkan pesan melalui alat
telegraph yang pertama.
Tahun 1876 Alexander Graham Bel mengirimkan pesan melalui
pesawat telepon yang pertama
Tahun 1894 Penemuan film bioskop.
Tahun 1895 Guglielmo Marcomi mengirimkan pesan melalui
radio.
Tahun 1912 Lee de Forest menemukan vacuum tube.
Tahun 1920 Siaran radio pertama oleh kDKA di Pittsburgh,
Amerika Serikat.
Tahun 1933 RCA di Amerika Serikat mendemostrasikan TV.
Tahun 1941 Siaran TV komersial pertama.
IV. Era Komunikasi
Interaktif
Tahun 1946 Penemuan Mainframe Computer, ENIAC dengan 18.000
vacuum tubes oleh Universitas Pennylvania, Amerika Serikat.
Tahun 1947 William Shockley, John Bardeen dan Walter
Brattain menemukan pesawat radio transistor
Tahun 1956 Penemuan videotape oleh perusahaan Ampex, Redwood
City, California, Amerika Serikat
Tahun 1957 Rusia meluncurkan satelit luar angkasa pertama,
SPUTNIK.
Tahun 1969 Pesawat luar angkasa NASA berpenumpang manusia
mendarat di Bulan, dikendalikan oleh minicomputer yang besarnya 3000 kali lebih
lebih kecil dari ENIAC.
Tahun 1971 Penemuan microprocessor, sebuah unit pengendali
computer (CPU)dengan semiconductor chip oleh Ted Hoff.
Tahun 1975 HBO (Home Box Office) mulai menyiarkan siaran TV
kabel melalui satelit.
Tahun 1976 Sistem teleteks pertama diperkenalkan oleh BBC
dan ITV di Inggris.
Tahun 1977 Qube, system TV kabel interaktif pertama
diperkenalkan di Columbus, Ohio, Amerika Serikat.
Tahun 1979 Sistem Videoteks pertama diperkenalkan oleh
British Post Office, Inggris.
3. Sejarah Perkembangan Ilmu Komunikasi
3.1 Periode Tradisi
Retorika
Perkembangan lahirnya komunikasi dapat ditelusuri sejak
perdaban Yunani Kuno beberapa ratus tahun sebelum asehi.Sebutan “komunikasi”
dalam konteks arti yang beralku sekarang ini memang belum dikenal saat
itu.Istilah yang berlaku pada zaman tersebut adalah “retorika”.
Para ahli berpendapat bahwa studi retorika sebenarnya telah
ada sebelum zaman Yunani (Golden, 1978; Foss, 1985; Forsdale, 1981).Disebutkan
bahwa pada zaman kebudayaan Mesir Kuno telah ada tokoh-tokoh retorika seperti
Kagemi dan Ptah-Hotep.Namun demikian tradisi retorika sebagai upaya pengkajian
yang sistematis dan terorganisasi baru dilakukan di zaman Yunani Kuno dengan
perintisnya Aristoteles (Golden, 1978).
Pengertia “retorika” menurut Aristoteles, menunjuk kepada
segala upaya yang bertujuan untuk persuasi. Lebih lanjut Aristoteles menyatakn
bahwa retorika mencakup tiga unsur yakni:
a. Ethos (kredibilitas sumber)
b. Pathos (menyangkut emosi/ perasaan)
c. Logos (hal yang menyangkut fakta)
Dengan demikian upaya persuasi, menurut Aristoteles, menuntut
tiga (3) faktor yakni kredibilitas dari pelaku komunikasi yang melakukan
kegiatan persuasi, kemampuan untuk merangsang emosi/ perasaan dari pihak yang
jadi sasaran, serta kemampuan untuk mengungkapkan fakta-fakta yang mendukung
logika.
Pokok-pokok pikiran Aristoteles ini kemudian dikembangkan
lagi oleh Cicero dan Quintilian. Mereka menyusun aturan retorika yang meliputi
lima (5) unsur: -> invento (urutan argumentasi) -> dispesitio (pengaturan
ide) -> eloqutio (gaya bahasa) -> memoria (cara penyampaian pesan)
Ketiga unsur ini menurut Quintilian dan Cicero merupakan
faktor-faktor penentu keberhasilan upaya persuasi yang dilakukan
seseorang.Tokoh-tokoh retorika lainnya yang dikenal zaman itu adalah Corax,
Socrates, dan Plato.
Dalam abad pertengahan studi retorika ini secara
institusional semakin mapan, khususnya di negara-negara Inggris, Perancis dan
Jerman, Tokoh-tokohnya yang terkemuka pada masa ini anatara lain Thomas Wilson,
Francis Bacon, Rene Descrates, John Locke, Giambatista Vico dan David Hume.
Dalam akhir abad ke -18 prinsip-prinsip retorika dikemukakan
oleh Aristoteles, Cicero dan Quintilian ini, kemudian menjadi dasar bagi bidang
kajian speech communication (komunikasi ujaran) dan rhetoric. Retorika tidak
lagi diartikan secara sempit sebagai upaya persuasi. Pengertian retorika
sekarang ini menunjuk pada kemampuan manusia menggunakan lambang-lambang untuk
berkomunikasi satu sama lain: I.A Richards, M.Weaver, Stephen Toulmin, Kenneth
Burke, Marshall McLuhan, Micheal Foulcat, Jurgen Habermas, Ernesto Grassi dan
Chaim Perelman.
Prinsip retorika menjadi dasar bagi bidang kajian speech
communication.Pengertian retorika berkembang menjadi kemampuan manusia
menggunakan lambang-lambang untuk berkomunikasi satu sama lain.
3.2.1 Periode
Pertumbuhan : 1900 – Perang Dunia II
Pertumbuhan komunikasi sebagai salah satu disiplin ilmu
sosial barangkali dapat dikatakan dimulai pada awal abad ke-19.Sedikitnya ada
tiga perkembangan penting yang terjadi pada masa ini. Yakni:
a. Penemuan-penemuan teknologi komunikasi sepertitelepon,
telegraph, radio, TV dll
b. Perang dunia I dan II
Bidang studi komunikasi berkembang meliputi : hubungan
komunikasi dengan institusi dan masalah-masalah politik kenegaraan seperti
peranan komunikasi dalam kehidupan social
Komunikasi dan pendidikan seperti penggunaan teknologi baru
dalam pendidikan formal, ketrampilan komunikasi dan strategi komunikasi
instruksional.
Penelitian komunikasi komersial seperti dampak iklan
terhadap khalayak
Semua perubahan ini memberi bentuk dan arah kepada bidang kajian
ilmukomunikasi yang terjadi di masa ini.Secara umum bidang-bidang studi
komunikasi yang berkembang pada periode ini meliputi hubungan komunikasi dengan
institusi dan masalah-masalah politis kenegaraan, peranan komunikasi dalam
kehidupan sosial, analisis psikologi sosial komunikasi, komunikasi dan
pendidikan, propaganda, dan penelitian komunikasi komersial.
Pada masa itu, bidang kajian komunikasi dan kehidupan sosial
mulai berkembang sejalan dengan proses modernisasi yang terjadi. Diasumsikan
bahwa komunikasi mempunyai peran dan kontribusi yang nyata terhadap perubahan
sosial. Penelitian-penelitian empiris dan kuantitatif mulai banyak dilakukan
dalam mengamati proses dan pengaruh komunikasi. Dibidang pengkajian komunikasi
dan pendidikan misalnya, aspek-aspek yang diteliti mencakup penggunaan
teknologi baru dalam pendidikan formal, keterampilan komunikasi, strategi
komunikasi instruksional, serta reading dan listening. Sementara di bidang
penelitian komunikasi komersial, dampak iklan terhadap khalayak serta
aspek-aspek lainnya yang menyangkut industri media mulai berkembang sejalan
dengan tumbuhnya industri periklanan dan penyiaran {broadcasting).
Pikiran-pikiran baru tentang komunikasi yang terjadi pada
masa ini, langsung atau tidak langsung juga dipengaruhi oleh gagasan-gagasan
para ahli ilmu sosial Eropa.Pada masa itu (menjelang akhir abad ke-18)
universitas-universitas di Eropa, terutama Jerman dan Prancis, merupakan ppusat
intelektual terkemuka di dunia.Pokok-pokok pikiran dari Marx Weber, August Comte,
Emile Durkheim dan Sir Herbert Spencer dipandang punya pengaruh terhadap
pengembanagn teori-teori komunikasi yang terjadi pada periode ini.Tokoh-tokoh
ilmuwan Eropa lainnya yang dianggap punya andil besar adalah Grabriel Tarde dan
George Simmel).
Diasumsikan bahwa komunikasi mempunyai peran dan konstribusi
nyata terhadap perubahan sosial.
3.2.2 Periode
Konsolidasi : PD II – 1960-an
Periode setelah Perang dunai II sampai tahun 1960-an disebut
sebagai periode konsolidasi (Delia, dalam Berger dan Chaffee, 1987). Karena
pada masa itu konsolidasi dari pendekatan ilmu komunikasi sebagi suatu ilmu
pengetahuan sosial bersifat multidisipliner (mencakup berbagai ilmu) mulai
terjadi. Kristalisasi ilmu komunikasi ditandai oleh tiga (3 hal) yakni:
1. Adopsi perbendaharaan istilah yang dipakai seragam.
2. Munculnya buku-buku dasar yang membahas tentang
pengertian dan proses komunikasi.
Terdapat empat tokoh yang pokok-pokok pikirannya dipandang
sebagai landasan bagi pengembangan teori-teori komunikasi
a. Harold D. Lasswell (ahli ilmu politik)
b. Paul F. Lazardfeld (ahli sosiologi)
c. Kurt Lewin & Carl Hovland (psikologi sosial)
d. Ke-empatnya oleh Wibur Schramm disebut sebagai the
founding fathers
Wibur Schramm mendirikan institute of communication Research
tahun 1947 di Illinois, Amerika serikat, merupakan lembaga pendidikan tinggi
ilmu komunikasi yang pertama. Disebut para perintis ilmu komunikasi karena
pokok-pokok pikiran mereka dipandang sebagai landasan bagi pengembangan
teori-teori komunikasi.Wilbur Schramm sendiri dinilai sebagai institutionalizer
yakni yang merintis upaya pelembagaan pendidikan komunikasi sebagai bidang
kajian akademis.Karena jasanyalah pengembangan bidang kajian komunikasi menjadi
suatu disiplin ilmu sosial yang mapan dan melembaga menjadi
terealisasi.Sementara itu dua tokoh lainnya yakni Claude E. Shannnon dan
Norbert Wiener disebut sebagai insinyur-insinyur komunikasi.
Istilah Mass Communication (Komunikasi Massa) dan
Communication Research (Penelitian Komunikasi) muali banyak dipergunakan.
Cakupan bidang studi komunikasi mulai diperjelas dan dibagi dalam empat bidang
tataran: komunikasi intrapribadi, komunikasi antarpribadi, komunikasi kelompok
dan organisasi, dan komunikasi macro-social serta komuniaksi massa. Lebih
lanjut, sejalan dengan kegiatan pembangunan yang terjadi di seluruh negara,
termasuk negara-negara berkembang, studi-studi khusus tentang peranan dan
kontribusi komunikasi dalam proses perubahan sosial, difusi inovasi, juga mulai
banyak dilakukan.
3.2.3 Periode
Teknologi Komunikasi : 1960-an – sekarang
Sejak tahun 1960-an perkembanagn ilmu komunikasi semakin
kompleks dan mengarah pada spesialisasi. Menurut Rogers (1986) perkembangan
studi komunikasi sebagi suatu disiplin telah mulai memasuki peride take-off
(tinggal landas) sejak tahun 1950. Secara institusional kepesatan perkembanagn
ilmu komunikasi pada masa sekarang ini antara lain tercermin dalam beberapa
indikator sebagai berikut: 10 jumlah universitas yang menyelenggarakan program
pendidkan komunikasi semakin banyak dan tidak hanya terbatas di negara-negara
maju seperti AS, tetapi juga negara-negara berkembang di Asia , Amerika Latin
dan Afrika, 20 asosiasi-asosiasi profesuional di bidang ilmu komuniakis juga
semakin banyak tidak saja dalam jumlahnya tetapi juga cakupan keanggotaannya
yang regional dan internasional dan semakin banyaknya pusat-pusat penelitian
dan perkembangan komunikasi. Dalam bidang keilmuwan, kemajuan disiplin
komunikasi ini juga tercermin dengan ditandai:
a. Semakin banyaknya literatur komunikasi (buku-buku,
jurnal-jurnal.hasil-hasil penelitian ilmiah atau terapan, monografs, dan
bentuk-bentuk penelitian lainnya).
b. Semakin beragamnya bidang-bidang studi spesialisasi
komunikasi
c. Semakin banyaknya teori-teori dan model komunikasi (50
teori dan 28 model komunikasi)
Periode sekarang disebut dengan periode teknologi komunikasi
ditandai :
a. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yaitu VCR, TV
cable, satelit komunikasi, teleprinter.
b. Tumbuhnya industri media yang nampaknya tidak hanya
bersifat nasional tetapi juga regional dan global.
c. Ketergantungan terhadap situasi ekonomi dan politik
global/internasional khususnya dalam konteks center periphery (pusat dan
sekelilingnya/pinggirannya)
d. Semakin gencarnya kegiatan pembangunan ekonomi di seluruh
negara.
e. Semakin meluas proses demokratisasi ekonomi dan politik.
Sumber :
Komentar
Posting Komentar