TUGAS 1 Review Jurnal
Judul
|
Jurnal SDM ABSTRAK
|
Jurnal
|
Pengembangan Karier
|
Halaman
|
Hal. 1-5
|
Tahun
|
2014
|
Penulis
|
Drs. Herlan Suherlan, MM
|
Reviewer
|
Bayu Erlangga
|
Tanggal
|
21 Oktober 2014
|
Tujuan Penelitian
|
Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi dan meng-evaluasi program pengembangan karir serta mengkaji
pengaruh antara program pengembangan karir yang telah dilakukan dan motivasi kerja
terhadap kinerja karyawan di PTNP Bandung. Penelitian yang dilakukan dapat
digolongkan sebagai explanatory survey, yang dilakukan dengan mengkaji
populasi untuk menentukan interelasi relatif dari variabel yang diteliti.
Eksplanasi dilakukan dengan menggunakan metode korelasi dan regresi yang
bermaksud untuk meneliti hubungan antara variabel, sehingga penelitian ini
digolongkan dalam jenis corelational research.
|
Subjek Penelitian
|
Kompetisi global yang semakin
intensif, deregulasi, dan kemajuan teknik mencetus-kan suatu ide-ide
perubahan, yang telah membuat banyak perusahaan tidak bisa bertahan hidup.
Fenomena tersebut mengimplikasikan bahwa praktek dan kebijakan manajemen
sumber daya manusia dapat memainkan suatu peranan penting dalam mendorong
kesetiaan karyawan tersebut dan membuat perusahaan mampu menanggapi
perubahanperubahan secara lebih baik. Dessler (2000) menyatakan bahwa dalam
organisasi modern, sumber daya manusia mempunyai peran baru, diantaranya (1)
Pendorong produktivitas; (2) Membuat perusahaan menjadi lebih tanggap
terhadap inovasi produk dan perubahan teknologi; (3) Menghasilkan jasa
pelanggan yang unggul; (4) Membangun komitmen karyawan; dan (5) Semakin
pentingnya SDM dalam mengembangkan dan mengimplementasikan strategi.
|
Metode Penelitian
|
Penelitian dilakukan dengan
mengumpulkan data yang dilakukan untuk kepentingan analisis dan pembahasan
hasil penelitian dibedakan ke dalam dua bagian yaitu data primer dan data
sekunder.
|
Populasi dan Sampel
|
Penelitian ini merupakan
penelitian sensus, yang melibatkan seluruh anggota populasi dalam hal ini
adalah seluruh karyawan di PTBNP Bandung, mulai dari staf hingga pimpinan
puncak yang secara keseluruhan berjumlah 64 orang
|
Variabel dan Metode Pengukuran
|
Variabel yang diteliti dalam studi
ini adalah pengembangan karir, motivasi kerja, dan kinerja. Sedangkan metode
pengukuran dilakukan dengan menggunakan langkah-langkah : (1) menyusun
instrumen penelitian disertai dengan pengujian validitas (konstruk dan empirik)
dan realibilitas instrument; (2) mengumpulkan data yang dilakukan melalui
wawancara, penyebaran kuesioner dan datadata perusahaan yang berkenaan dengan
program perencanaan dan pengembangan karir.
|
Hasil Penelitian
|
Dari beberapa kompo-nen pengembangan
karir hampir sebagian besar sudah dimiliki, meskipun dalam pelaksanaan-nya
dilakukan dengan derajat yang berbeda. Diantara sekian banyak komponen,
ternyata program yang telah dilaksanakan secara konsisten adalah pusat
penilaian karyawan. Komponen pengembangan karir yang lainnya seperti
lokakarya perencanaan karir, buku catatan Karir, Sistem Penempatan kerja,
inventori kemampuan / keterampilan, jenjang dan jalur karir, sumber karir,
pengetesan psikologis, perkiraan promosi, rencana beasiswa, seminarseminar
dan pelatihan eksternal, program karir untuk kelompok sasaran khusus (jalur
cepat bagi karyawan berprestasi, penyelia dan manajer, eksekutif senior,
karyawan profesional, karyawan teknis, wanita) sudah dilaksanakan meskipun
belum konsisten. Sedangkan kompo-nen lainnya mengenai pusat penilaian,
program rotasi kerja, program pelatihan internal, dan program monitoring
formal kadang-kadang dilaksanakan. Bentuk komitmen dari pihak manajemen
puncak terhadap pengembangan karir
|
Kekuatan Penelitian
|
Kekuatan penelitian ini adalah
alat yang digunakan dalam penelitian berupa kuesioner cukup mudah digunakan
oleh subjek penelitian sehingga dalam pengambilan datanya tidak dibutuhkan
waktu yang lama seperti pada metode kualitatif.
|
Kesimpulan
|
Pengembangan karir di PTBNP
Bandung saat ini secara keseluruhan belum dilaksanakan secara konsisten dan
belum berjalan sesuai harapan. Pengembangan karir belum dilaksanakan dengan
pola yang terarah tetapi lebih banyak dilakukan dengan cara trial and error.
Variabel pengembangan karir memberi-kan pengaruh positif secara signifikan
terhadap variabel motivasi kerja dan kinerja karyawan PTBNP Bandung, dimana
variabel pengembangan karir memberikan determinasi yang lebih besar
dibandingkan variabel motivasi dalam mempengaruhi variabel kinerja. Masih ada
variabel lain yang turut berpengaruh terhadap variabel kinerja.
|
Komentar
Posting Komentar